Bersama Kita Bisa…Bersama Kita Mudah

Pembelajaran Inkuiri

A. Pengertian dari pembelajaran inkuiri

Mengajarkan Biologi sesungguhnya tidak sekedar bahwa guru menyampaikan dan menyampaikan aturan dan definisi, serta prosedur bagi para siswa untuk mereka hafalkan, akan tetapi termasuk dalam pengajaran aktif yang melibatkan seluruh anggota kelas yang ada yaitu guru dan siswa, dalam pembelajaran biologi melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran sebagai upaya untuk mendorong mereka membangun atau mengkonstruksi pengetahuan mereka, kaum konstruktivis menganggap bahwa mengajar bukanlah kegiatan memindahkan pengetahuan dari guru ke siswa melainkan suatu kegiatan yang memungkinkan siswa membangun sendiri pengerahuannya.

Menurut Cort dalam Mustafa (2010) mengajar berarti partisipasi dengan pebelajar dalam membentuk pengetahuan, membuat makna, mencari kejelasan, bersikap kritis, dan mengadakan justifikiasi, inkuiri memungkinkan guru belajar tentang siapakah siswa mereka, apa yang siswa ketahui, dan bagaimana pikiran siswa mereka bekerja, sehingga guru dapat menjadi fasilitator yang lebih efektif berkat adanya pemahaman guru mengenai siswa mereka.

Metode penemuan diartikan sebagai suatu prosedur pembelajaran yang mementingkan pengajaran perseorangan, manipulasi objek dan percobaan lainnya, sebelum sampai kepada generalisasi. Sebelum siswa sadar akan pengertian guru tidak menjelaskan dengan kata-kata, metode penemuan merupakan komponen dari pratek pendidikan yang meliputi merode pembelajaran yang memajukan cara belajar aktif, berorientasi pada proses mengarahkan sari siswa sendiri dan reflektif.

Inkuiri adalah proses perluasan proses discovery yang digunakan lebih mendalam, artinya proses inkuiri mengandung proses-proses mental yang lebih tinggi tingkatannya, misalnya merumuskan problema, merangsang eksperimen, melakukan eksperimen, mengumpulkan data, menganalisa data, menarik kesimpulan dan sebagainya.

Strategi pembelajaran Inkuiri menekankan kepada proses mencari dan menemukan. Materi pelajaran tidak diberikan secara langsung. Peran siswa dalam strategi ini adalah mencari dan menemukan sendiri materi pelajaran, sedangkan guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing siswa untuk belajar. Strategi pembelajaran inkuiri merupakan rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan. Proses berpikir itu sendiri biasanya dilakukan melalui tanya jawab antara guru dan siswa. Strategi pembelajaran ini sering juga dinamakan strategi heuristic,yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu heuriskein yang berarti saya menemukan (Direktorat Tenaga Kependidikan, 2008).

Pengajaran berdasarkan inkuiri adalah suatu strategi yang berpusat pada siswa di mana kelompok-kelompok siswa dihadapkan pada suatu persoalan atau mencari jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan di dalam suatu prosedur dan struktur kelompok yang digariskan secara jelas (Hamalik, 1991).

Bruce & Bruce , Cleaf (1991) menyatakan bahwa inkuiri adalah salah satu strategi yang digunakan dalam kelas yang berorientasi proses. Inkuiri merupakan sebuah strategi pengajaran yang berpusat pada siswa, yang mendorong siswa untuk menyelidiki masalah dan menemukan informasi. Proses tersebut sama dengan prosedur yang digunakan oleh ilmuwan sosial yang menyelidiki masalah-masalah dan menemukan informasi.

Berdasarkan definisi-definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa inkuiriĀ  merupakan suatu proses yang ditempuh siswa untuk memecahkan masalah, merencanakan eksperimen, melakukan eksperimen, mengumpulkan dan menganalisis data, dan menarik kesimpulan. Jadi, dalam model inkuiri ini siswa terlibat secara mental maupun fisik untuk memecahkan suatu permasalahan yang diberikan guru. Dengan demikian, siswa akan terbiasa bersikap seperti para ilmuwan sains, yaitu teliti, tekun/ulet, objektif/jujur, kreatif, dan menghormati pendapat orang lain.

Strategi pembelajaran inkuiri berangkat dari asumsi bahwa sejak manusia lahir ke dunia, manusia memiliki dorongan untuk menemukan snediri pengetahuannya, rasa ingin tahu tentang keadaan alam di sekitarnya merupakan kodrat manusia sejak ia lahir ke dunia. Sejak kecil manusia memiliki keinginan untuk mengenal segala sesuatu melalui indera pengecapan, pendengaran, penglihatan dan indera-indera lainnya, hingga dewasa keingintahuan manusia secara terus menerus berkembang dengan menggunakan otak dan pkirannya. Pengetahuan yang dimiliki manusia akan bermakna (meaningfull) manakala didasari oleh keingintahuan.

Tujuan utama pembelajaran melalui strategi inkuiri adalah menolong siswa untuk dapat mengembangkan disiplin intelektual dan keterampilan berpikir dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan dan mendapatkan jawaban atas dasar rasa ingin tahu mereka. Strategi pembelajaran inkuiri merupakan bentuk dari pembelajaran pembelajaran yang berorientasi pada siswa.

Strategi pembelajaran inkuiri akan efektif apabila.

  1. Guru mengaharapkan siswa dapat menemukan sendiri jawaban dari suatu permasalahan yang ingin dipecahkan, dengan demikian dalam strategi inkuiri penguasaan materi pelajaran bukan sebagai tujuan utama pembelajaran, akan tetapi yang lebih dipentingkan adalah proses belajar.
  2. Jika bahan pelajaran yang akan diajarkan tidak berbentuk fakta atau konsep yang sudah jadi, akan tetapi sebuah kesimpulan yang perlu pembuktian.
  3. Jika proses pembelajaran berangkat dari rasa ingin tahu siswa terhadap sesuatu.
  4. Jika guru akan mengajar pada sekelompok siswa yang rata-rata memiliki kemauan dan kemampuan berpikir, strategi inkuiri akan kurang berhasil diterapkan kepada siswa yang kurang memiliki kemampuan untuk berpikir.
  5. Jika jumlah siswa yang belajar tak terlalu banyak sehingga bisa dieknadiliakn oleh guru.
  6. Jika guru memiliki waktu yang cukup untuk menggunakan pembelajaran yang berpusat pada siswa.

Strategi pembelajaran inkuiri sampai sekarang masih tetap dianggap sabagai salah satu strategi pembelajaran yang cukup efektif dalam IPA, inkuiri berkaitan dengan aktivitas dan keterampilan aktif yang fokus pada pencarian pengetahuan atau pemahaman untuk memuaskan rasa ingin tahu. Alasan rasional penggunaan metode inkuiri adalah bahwa siswa akan mendapatkan pembahaman yang lebih baik mengenai sains dan akan lebih tertarik terhadap sains jika mereka dilibatkan secara aktif dalam melakukan sains.

Tujuan utama pembelajaran yang berorientasi inkuiri adalah pengembangan sikap dan keterampilan siswa sehingga dapat memecahkan masalah sendiri, model pengajaran inkuiri dipersiapkan untuk memberi semangat para siswa untuk menyelidiki masalah-masalah yang rumit dengan menggunakan cara-cara dan keterampilan ilmiah dalam rangka mencari penjelasan-penjelesan atau jawaban dari permasalahan (Rohma,2005).

Pembelajaran inkuiri menyajikan bahan pelajaran yang banyak melibatkan siswa dalam proses mental, pada saat melaksanakan penemuannya, menurut Nurhadi (2004) kegiatan yang ada dalam inkuiri merupakan sebuah siklus, siklus ini terdiri dari beberapa langkah yaitu merumuskan masalah, mengunpulkan data melalui observasi, menganalisis dan menyajikan hasil dalam tulisan, gambar, laporan, bagan, tabel dan karya lainnya serta mengkomunikasikan atau menyajikan hasil karya pada pembaca, teman sekelas atau audiens

B. Ciri-ciri pembelajaran inkuiri

Inkuiri merupakan strategi pembelajaran yang berupaya menanamkan dasar-dasar berfikir ilmiah pada diri siswa, sehingga dalam proses pembelajaran ini siswa lebih banyak belajar sendiri, mengembangkan kreativitas dalam memecahkan masalah, siswa benar-benar ditempatkan sebagai subjek yang belajar, peranan guru dalam pembelajaran dengan metode inkuiri adalah sebagai pembimbing dan fasilitator, tugas guru adalah memilih masalah yang perlu disampaikan kepada kelas untuk dipecahkan, naumn dimungkinkan juga bahwa masalah yang akan dipercahkan dipilih oleh siswa, tugas guru selanjutnya menyediakan sumber belajar bagi siswa dalam rangka memcahkan masalah, bimbingan dan pengawasan masalah masih diperlukan, tetapi intervensi terhadapa kegiatan siswa dalam pemecahan masalah harus dikurangi (Sagala,2004).

Ada beberapa hal yang menjadi ciri utama strategi pembelajaran inkuiri (Sanjaya,2008) adalah sebagai berikut.

  1. Strategi inkuiri menekankan kepada aktivitas siswa secara maksimal untuk mencari dan menemukan, artinya strategi inkuiri menempatkan siswa sebagai subjek belajar, dalam proses pembelajaran siswa tidak hanya berperan sebagai penerima pelajaran melalui penjelasan guru secara verbal, tetapi mereka berperan untuk menemukan sendiri inti dari mata pelajaran itu sendiri.
  2. Seluruh aktivitas yang dilakukan siswa diarahkan untuk mencari dan menemukan jawaban sendiri dari sesuatu yang dipertanyakan, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan sikap percaya diri, dengan demikian strategi pembelajaran inkuiri menempatkan guru bukan sebagai sumber belajar akan tetapi sebagai fasilitator dan motivator belajar siswa. Aktivitas pembelajaran biasanya dilakukan melalui proses tanya jawab antara guru dan siswa. Oleh sebab itu kemampuan guru dalam menggunakan teknik bertanya merupakan syarat utama dalam melakukan inkuiri.
  3. Tujuan dari penggunaan strategi pembelajaran inkuiri adalah mengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis, logis dan kritis atau mengembangkan kemapuan intelektual sebagai bahan dari proses mental. Dengan demikian dalam strategi pembelajaran inkuiri siswa tak hanya dituntut agar menguasai materi pelajaran, akan tetapi bagaimanamereka dapat menggunakan potensi yang dimilikinya. Manusia yang hanya menguasai pelajaran belum tentu dapat mengembangkan kemampuan berpikir secara optimal, namun sebaliknya siswa akan dapat mengembangkan kemampuan berpikirnya manakala ia bisa menguasai materi pelajaran.

Strategi pembelajaran inkuiri merupakan rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan, Pembelajaran inkuiri merupakan kegiatan pembelajaran yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan siswa untuk mencari dan menyelidiki sesuatu (benda, manusia atau peristiwa) secara sistematis, kritis, logis, analitis sehingga mereka dapat merumuskan sendiri penemuannya dengan penuh percaya diri (Sudrajat,Tanpa tahun).

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: